Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Tulisan Cinta di Feedback Form

Sejujurnya setiap kali habis bikin event, yg paling mendebarkan adalah buka form feedback. Isinya pasti macam2. Untuk bisa buka, aku mesti nunggu beberapa hari dulu, cooling down dulu, workout., makan enak.., trus pas baca komen2 nya juga sambil nahan napas. Makanya aku kalo ikut event, yg paling ga oke sekalipun, ga berani kasih komentar pedes walau form nya no name. 🙈 yg kena mental soalnya.
*** Bogor, Agustus, sore-sore. Tadi hujan makanya lumayan bisa berani buka feedback form. Alhamdulillah ada yg marah-marah

I am not responsible for..

I’m not responsible for the posts that I wrote in the past.
If it is sad, it wasn’t me. It it is stupid, well.. yea it could be me. Saya cuma mau menyalurkan isi otak, supaya tidak butek, dan karena teman bicara sekarang sudah mulai mengalami kelangkaan. 

A day off on Monday

Why workout if you have house to declutter, and pile of clothes to iron. I am so proud of my self that I done the ironing thing since 12 PM to 11 PM ! Only stop to lunch (steamy things like dimsum and tofu), prays, and dinner (3 slices of pizza). Nyetrika sambil nonton Eat Pray Love, marathon SNL, dan 2 episodes of Surah Yusuf from Bayyinah Institute.
Haha funny how I unsubscribed Netflix back in April just to switch it to Bayyinah TV but only after 2 months I switched it again to youtube premium because Nouman Ali Khan made a series about Surah Yusuf for the entire Ramadan and I think what’s the point of subscribing bayyinah but watching him live on youtube, but then after ramadan, I couldn’t keep up with the entire series of surah yusuf and marathoning SNL instead. Now I’m more of SNL than bayyinah institute subscriber.
Lol.
Anyway. Tomorrow is Tuesday which I’ll treat like Monday. Lookin for another surpriisee

The Quest and The Surrender

All my life, I've been taught to be selfless. To be a devoted child, to not just thinking about my self. Which then led me to a struggle just to love my self. I was the kind of girl who would sacrifice my college exam just to join a fundraiser team for flood victims. I was willing to spend the sleepless nights just so our expedition journey could go well and had success. 
Today, after a series of events, I need to re-adjust my self before going back to my usual life; work. Setelah training berakhir, ada Idul Adha yang mengharuskan jalan jauh, saya rasa butuh waktu untuk membenahi hidup sebelum mulai lagi dengan hal-hal baru yang akan saya buat ke depan. Untuk itu saya ambil cuti hari ini, yang mostly digunakan untuk nonton film dan nyetrika. 
In order to live well, one should eat well. Saya juga mulai memperbaiki isi piring saya yang mulai kacau belakangan ini terutama sejak persiapan pelatihan. Tidak lagi bikin juice serasa sudah bertahun-tahun dan kemarin baru bisa melipir ke supe…

Let me teach you one thing or two to start a relationship:

Oh my God.. begitu menyelesaikan buku ini rasanya seperti menemukan diri sendiri yang lama tenggelam dalam tumpukan kerjaan. Sudah terlalu lama sejak terakhir kali saya bisa menyendiri, get lost in the story of a book, and actually finished a book!
Liz Gilbert membuat setiap halamannya relate, dan saya seperti bisa merasakan buncah emosi yang dia rasa. Termasuk ketika memulai hubungan baru, yang saya tahu sulit sekali jika kita sudah pernah beberapa kali gagal membangun hubungan. (Lol what do I know I am only 28 and never married). But I know a thing or two about heartbreak, so yep.. that count.
Cara yang dipakai Felipe di buku ini bisa jadi adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan hati seorang perempuan macam Liz Gilbert. Yang setelah bad breakups and divorce, memilih untuk menempuh perjalanan mencari Tuhan dan menemukan damai dalam dirinya sendiri. Artinya, perempuan seperti ini sudah utuh, she's no longer seeks comfort in men, tidak lagi butuh laki-laki untuk membuat dirinya di…

The Divorcee(s)

“The hardest part of your life is behind you now, Wayan.”
Excerpt From: Elizabeth Gilbert. “Eat, pray, love: one woman's search for everything across Italy, India and Indonesia.” Apple Books. 
***
I really can't help but write again. God, I wrote too much today. I am at the chapter of when Liz met a Balinese woman who had been through a divorce where divorce is forbidden in Bali. 
'Divorce is so sad' she said to Liz. 
And that's when my mind started to wander to two stories my friends told lately. One about adultery, and the others about a husband who asked for permission to have a second wife. And both occurred to my friends. MY FRIENDS!
*** You see, the possibility of a divorce is on all of us, as for the main reason of divorce is marriage, jadi tidak ada pasangan menikah yang bisa menjamin bahwa mereka tidak akan bercerai. Kemungkinan itu ada, dan itu sangat menakutkan. Mungkin itu adalah hal terakhir yang bisa seseorang bayangkan ketika dia memutuskan untuk menikah. He…

When the Sun goes down,

At the end of the day, kita sudah lelah berteka-teki. Sudah berhenti bermain kode, apalagi bermain peran. Yang kita inginkan hanya kejelasan, lugas menyampaikan niat karena itu adalah tanda betapa dia siap dengan segala resiko dan kemungkinan yang ada.
Dari buku ini, saya belajar bahwa kita tidak butuh closure. Closure bisa dibuat dari dalam diri sendiri. Yang sudah saya praktekkan, beberapa bulan yang lalu namun baru berhasil sebulan belakangan.
Memang sulit melepaskan sesuatu yang kita yakini benar, tapi lebih sulit lagi untuk hidup di dalam ketidakpastian. Menunggu sesuatu yang kita sendiri tidak tahu bagaimana cara mengakhirinya, selain dengan melepaskan.
Di awal Januari saya kabur ke pulau kecil terluar di Selatan Indonesia. Membawa pulang setangkup cerita dan sedikit gagal mengusir rasa. Saya tidak menyerah, walau tiga bulan kemudian sehabis minggu-minggu penuh ketegangan, dunia dihempas perubahan global oleh adanya pandemi. Sebulan yang lalu saya kembali kabur ke pantai. Menyetir …

What Eat, Pray, Love, used to be for me..

5 years ago, this story was just another traveling story for me. One that I had in mind when I went backpacking, thinking I'm that woman who travel and write. As it turned out, I never go that far, and I only have shitty writings. So, yep I am no Liz Gilbert.
But then what I just realize is that I never understand the story until I am 28 and have gone through some heartbreaks.  Not until lately I just re-discover my self (mungkin baru sebulanan), loving her, and starting a new life with her. Yang membuat halaman demi halaman dari buku ini jadi sangat relatable, sangat masuk akal, dan seolah-olah malah sedang menceritakan pengalaman spiritual saya (haha egosentris sekali). Tapi justru saya maknai dengan well I'm not alone, ada perempuan lain di luar sana, terpisah jarak dan usia, juga melalui hal yang sama, dan barangkali dia berakhir bahagia, atau setidaknya dia dapat pelajaran ini dan dituliskan buku yang booming sekali. Pastilah itu bahagia. 
Dua minggu persiapan training, sem…

Chubby girl, loving life

No matter how skinny I am, my cheek could never go any flatter. So yep, I always consider my self as a chubby girl, and now I'm so in love with my Sunday. Karena semua pekerjaan upik abu sudah selesai sebelum tengah hari, dan kubisa baca buku sepuasnya tanpa interupsi apapun and I can't help but to write this down before continuing the chapters.
Buku ini disebut sama temen waktu video call-an kapan tahu, yang langsung kubaca. Dan semua yang dituliskan di sini, hampir semuanya mewakili perasaan dan pikiran-pikiranku yang mbikin ku sampe sekarang bacanya sambil senyum-senyum sendiri.
I no longer care about travel the world, mau ke Italia, Paris or whatever, selama tujuannya cuma lihat-lihat doang kusudah tidak tertarik. Tapi buku ini tidak cuma menceritakan bagian jalan-jalannya saja, justru lebih fokus ke bagian hubungan antar manusianya, teman, mantan, strangers,, makanan, mental health...
Sungguh, buku ini adalah buku yang bikin ku ambil cuti cuma biar bisa nyelesein baca nya ta…

Roses are red,

Roses are red,Violets are blue, Kadang cewek ga butuh barang branded, Bunga mawar cuma sepuluh ribu.

Sleeping Saturday

I throw ups 3 times today, at 3 am, 4 am, and 6 am. I sleep again after 7 am and woke up at 10 am. Not leaving the bed ever since, neither take my pajamas off. People coming to my house twice, brought me two bags of meat which I only take one.
Kacau bener habis makan bubur balik lagi ke kasur maratonin youtube sampe ketiduran bangun-bangun jam 5 sore.
Being single is awesome because you can take as many time as you want to get some rest. Kebayang kalo kemarin di rumah nenek mana bisa tidur seharian gt. Tanteku yg baru nyampe jam 3 pagi aja pas jam 1 siang dia baru ketiduran bentar udh dibangun-bangunin sambil diomelin “ceunah rek ngabantuan” gitu, padahal yg dibangunin belum kekumpul nyawanya.
Tapi yg gak awesome nya ini sekarang bingung mau ngapain. Antara mau beberes barang-barang bawaan kemarin, atau manasin semur yg dibekelin nenek, atau food prepping daging sapi yg baru dikasih tadi sore. Jadinya sy milih kembali rebahan dan nulis ini. Sambil mikir.. besok mudah-mudahan punya suami …

Gadis Pantura

Nothing beats like nyetir malem-malem di Pantura, dengan musik outloud yang dinyanyiin sampe kenceng se kenceng-kencengnya suara, nyalip-nyalip optimus prime dan sesekali dibikin darah tinggi sama motor gelap tanpa lampu tanpa helm yang jalan lawan arah.
Pantura setelah ada Cipali, seperti orang tua yang ditinggal anaknya merantau cari kerja. Rindu tapi tenang gitu. Biarin dah anak gw jauh yg penting ga bikin pusing di rumah., kira-kira begitu.
Dan oh betapa saya suka sekali nyetir jarak jauh walau saya benci sekali kalau harus parkir. Masuk Pantura setelah mencumbu tol Cikampek Layang, itu sangat euw but ok. Semua penat, stress, marah dan kesal, hilang! Terganti dengan migren dan muntah-muntah.

Menstruasi tak pernah Easy. Jaga lisan kalau gak mau dijadiin pie.

Kadang kita itu bahagia dengan apa yg kita punya. Kita bahagia dengan hidup kita, dengan diri kita sendiri. Kita bahagia dengan atap untuk bernaung, bahagia dengan makanan dan air bersih yg bisa kita akses, dan sejumlah uang yang cukup membuat kita senang untuk melanjutkan hidup.
Tapi orang suka merusak kebahagiaan itu dengan bertanya sesuatu yang kita tidak punya. Membuat kita yang tadinya tidak kepikiran soal itu, jadi sedih karena merasa ada yg kurang. Padahal tadinya kita merasa cukup-cukup saja.
Makanya, hindari bertanya pertanyaan-pertanyaan yang bikin orang alergi denganmu. Apalagi kalo bahasanya “makaanyaa kamu cepetan jangan single terus” seakan dengan ngomong begitu temenmu tuh langsung tergugah dan bilang “oke aku nikah besok”.
Biarin sih. Kalo dia hepi sendirian biarin aja. Kalo kamu bener temen atau saudaranya, doain saja dia diam-diam. Siapa tahu dia juga sebetulnya lagi mati-matian berdoa dalam diam.
*** Kalo di adegan Sweeney Todd org kek gitu udh digiling pake gilingan dag…

Real Women, don’t compete

Bo, qoben don’t. Ompete
*** Itu adalah tulisan original dari: ‘No, women don’t compete.’ Yang ditulis tanpa dihapus dan diperbaiki.
I do typo like ZILLION TIMES! I even mistyped every person’s name I put in my contact sore tadi. SEMUANYA!
But I care to present my self in the best way possible, tapi bukan untuk bangga-banggaan, melainkan untuk menunjukkan bahwa saya respect dengan orang yang saya ajak bicara melalui pesan singkat. Saya bertanggung jawab untuk menyampaikan dengan kata-kata baik dan tertata. Just to show them that I respect them, yang kalau beruntung bolehlah dibalas respect ai juga lah.
Hidup adalah saling harga-menghargai. Tapi kita pantang minta dihargai. Jadi untuk orang yang tidak bisa menghargai kita, ya jangan minta-minta tuk dihargai. 
Apasih.
Yang jelas habis zoom call malam ini, yang lagi-lagi selesai jam satu pagi, dengan pasukan perempuan yang terpisah-pisah.. saya dapat satu-dua insight menarik. 
But.. nah. What can I say. ‘Young people love to narrate their life to…

But... I love this pain

Sekarang sudah masuk lagi ke level marah karena merasa tidak dihargai (bukan kurang lagi), ketika ada kordinasi yang salah hanya karna kebanyakan asumsi.
Tangan gemetar, jantung berdegup kencang, rasa ingin marah dan meluap-luap.
Ya, itu wajar. Tapi ini juga kesempatan, untuk banyak beristighfar dan berdoa sebanyak-banyaknya, karna bukankah waktu di mana kamu merasa di zolimi, adalah waktu terbaik untuk berdoa?
Ya berdoa. Berdoa yang banyak. So that is why I love this pain. I love hurting my self emotionally just to have bad treatment emotionally.
Tapi sy jadi bisa meminta lebih banyak, dan menghela napas lebih dalam.
Sedikit lagi.

Untuk yang baru masuk dunia kerja, maybe I have some tips for you

No matter how happy you are, don’t treat your co-workers like a family. Because you never be a family you’re not even friends!
Keep your hands full of something you can change. Selain dari itu, lepaskan. Jangan ikut dalam pergulatan ngomongin atasan atau rekan yg ga ada solusi tapi justru menambah kebencian. Ingat, tempat kerja pertama most likely akan menentukan tempat-tempat kerja selanjutnya. Biasanya orangnya ya itu-itu saja.
Deliver your best. Gausah peduli dengan apresiasi, gausah peduli dulu dengan gaji. Pokoknya lakukan yg terbaik yang kamu bisa lakukan. Biar Allah yang tentukan kamu pantas untuk dapat reward yang seperti apa.
But don’t overwork! Always put your self on top of the list. Jangan sampai mengorbankan apapun.. I repeat: APAPUN.. untuk kerjaan yang tengah kamu selesaikan. Maksimalkan jam kerja, maksimalkan walau itu artinya kamu sama skali tidak punya waktu untuk tidur siang. Tapi selepas itu, bersenang-senang dengan waktumu. Allah tidak suka orang dzolim terhadap wakt…

Tricky

We all dreaming of having a family one day, with husband or wife, kids, without thinking that maybe... maybe we're not prepared yet.

What if your kids.. say in their teenage year.. one day come to you, tell you that they've lost their virginity last night? Will you burst into anger, or remain calm while asking how is her feeling?
Or what if she doesn't tell you at all, because she knows that you'll banish her and never accept her again?

See.. we all have our expectations. As if the world should go according to our plan. But things could really go wrong without we have it on the list. What if maybe.. (God forbid).. your husband one day come out and declare that he's actually gay? Or your wife?

I don't mean to scare you. I just wanna invite you all to rethink this desire we think we truly want. Have we been prepared? Have we learn to remain calm under the storm?

And it's not calm if you type in rush without THINKING anything that you write and when a person t…

Dear Women..

After a sobbing story from my friend, she told me last night. I wanna say to all women I care about..

If you've been struggling onto something, and you did a stupid mistake, please for the love of God, don't hate yourself. It's not her fault.
Anyone in that position, in your position, who has been struggling that much and be put on such a situation will certainly take the same decision. If you think that stupid, maybe because it is. But who doesn't? Everyone made a stupid mistake, and it's normal for you to make one.

Don't hate your self just because you feel miserable. It's okay to feel sad. It's okay to not being a good girl or making a smart decision.

Let your self grieve for a while. Mourn, cry, whatever ease your heart. Scream if you must. Call your friend and cry, let them hear you cry for twenty minutes.

But you should know when to stop. Know when to stop grieving, and put your self back together.

And after that, the first thing you must learn is…

When He says.. 'okay, now you can have it'

Yesterday, my friend called and told me about one horrible news. A disaster for someone's life that we both know so dearly. All the words that came out from my mouth were just a pray and encouragement for her to do what is right.

Tonight, another friend of mine, one of the strongest women I know, bercerita tentang sesuatu yang membuat dia merasa ingin kabur. Saya langsung berpikir, ini pasti bukan urusan sepele. Sesepele saya yang kabur ke pulau kecil hanya untuk mengumpulkan keberanian untuk menghapus memori tentang seseorang. Dan benar saja. Ceritanya serius, and in fact.. I'm writing this while 'hearing' her pouring it all down. Karna dia gamau via telpon, jadi chat, dan chat panjang kan mesti ditunggu..

***
I remember five years ago, I was struggling to cut a tie with a life I've been hanging on. Saya betul-betul berada dalam persimpangan antara iya dan tidak, dan satu keputusan akan membawa ke kehidupan yang sama sekali baru. Yang satu aman dan agak penuh kepa…

Same old everyday but I love it

I always love waking up to a Friday. There's something on this day that brings this positive energy and hopes that I hardly can explain why I'm feeling positive all day just because it's Friday. Even if, it's her birthday, and also she was gone on this day. But this day is truly a good day to die. Orang baik meninggalnya Hari Jumat.

So I woke up, and do the kind of morning routine I did every day: brew my coffee, go to my desk, put some videos on while eating light breakfast. Yesterday was three pies, today I have two donuts. Enough to keep me full until I began to scroll some menu in the go-food application. A slight difference for today is, I do some exercise.. a little exercise.. a veeery tiny little exercise on a yoga mattress I haven't folded since yesterday and I did that on purpose.

One week had passed without me leaving my house.
In the upcoming weeks, I'll be tense enough to see the light because the training session always challenges me to be a mature…

Melankolia Wanita Bekerja

Februari lalu seorang teman -Mega-, mengirim pesan dan awalannya begini:

"Mim ada yang kita mau cerita pa ngana, soalnya kita so bingung mo ba cirita pa sapa. Kita mau telpon, boleh?" Kurang lebih artinya, dia punya sesuatu tuk diceritakan tapi tidak tahu harus ke siapa. Dan dia pilih saya, dan saya bilang oke.

Siang itu langit cerah, panas. Setelah beberapa menit pembicaraan yang langsung ke inti, langitpun berubah mendung. Mendadak turun hujan. Saya pun menangis dengan kabar yang dibawa oleh Mega, dan beberapa bulan setelahnya kami ditimpa rasa duka yang amat dalam dan hingga hari ini masih membekas.

Terus terang sejak saat itu saya agak parno dengan teman yang tiba-tiba bertanya kabar apalagi menelpon. Pernah suatu hari, seorang teman lain yang lama tidak berkabar, menelpon secara sengaja tanpa ada janjian sebelumnya. Saya -yang nyaris tidak pernah menyalakan notifikasi di handphone- kebetulan sedang berada di dekat ponsel, langsung notis dengan panggilan itu dan otomatis …

Love in Wednesday

So when you're in love, you tend to ignore all the bad things about him.
Even if you don't like something, as long as he likes it, you'll like it too even one that you hate the most.

But once the heart is flipped..
When the cloud has lifted,
You see things clearer, in a way that you disgust your self for tolerating that much.

Hati itu sangat tidak bisa diandalkan untuk menjadi dasar pegangan.
Dia mudah berubah, seperti awan yang bisa mendadak mendung.
You love him today, the next morning you wake up and he's the most horrible person you've ever met.

Entah kenapa tiba-tiba siang ini saya menulis ini, setelah tiga jam terpekur di depan laptop mencoba mendesain bahan iklan untuk training yang akan saya jual selama seminggu ke depan. Yep. 7 business days only to sell.. semoga..

***
Meja kamar, 16 Juli 2020
Sebetulnya aku agak takut dan nervous..

Austenland

I always afraid to be typical because I'm more of rom-com kinda girl. But now the definition of typical has maybe a little shifted.. karna ciwi-ciwi banyakan nonton drakor dan bukan rom-com lagi.

I am a Korean drama virgin, so.. yep. I'm a saint.

***

Oh my God, this one is really sweeeeettt..
The kind that I need after doing such a heavy duty like AC Mitsubishi.

A woman who has been fantasizing for Mr. Darcy until she's 30 and finally got the chance to meet her own Mr. Darcy. It's dreamy and yet bikin-bikin senyum sendiri.

Ku paling suka bagian endingnya, waktu si Jane menolak untuk menerima bahwa Mr. Darcy nya kenyataan sambil bilang 'no.. no. It's just my fantasy' trus di balas sama Mr. Darcy nya 'you always make a reverse about something.' dengan nada pelan dia lalu berkata..

'Jane.. you are my fantasy' 

***
Meja kamar, jam 22.44
I like when I see the clock and it's rhyme.

Chemistry and Compatibility

If the sex has gone, and the road still long, what will remain in your relationship?

***
Dari sekian banyak teori dan definisi tentang prinsip dan kriteria suami ideal, ternyata tergambar dengan singkat padat dan jelas oleh Mark Manson: Chemistry and Compatibility.

The sparks.. the joy.. the love you think you had.. it's all chemistry. It will go, eventually. Time heals everything including love.

But with compatibility, you have this one thing with your spouse, that you hold on together, and it grows you both in a best possible way.

Tapi kata Mark Manson, untuk bisa tahu dia kompatibel atau tidak first you have to know who you are. Tahu dulu apa yang kita mau dan apakah dia punya apa yang kita mau itu. Seringnya orang jatuh cinta pada yang punya karakter berbeda, yang cerewet suka sama yang pendiam, dan merasa bahwa itulah arti saling melengkapi yang sesungguhnya. Padahal belum tentu.

Mungkin untuk saya, compatibility artinya bisa sama-sama berdiri sendiri di kaki masing-masing ta…

A Tuesday Thought

'cause you know... Tuesday! -_-

***

Have you ever be in one of those situations where you don't know who you are?

Jadi kamu suka sesuatu dan seolah kamu yakin betul kamu suka itu tapi padahal kamu tidak benar-benar suka itu. Kamu suka si sesuatu itu hanya karena orang yang kamu suka, suka itu. Apasih ini tulisan.

Seperti saat di mana kamu suka musik keroncong, padahal kamu tidak suka musiknya tapi karna pacarmu fans berat keroncong, kamu juga jadi mau dengerin dan jadi ikut-ikutan menggemari keroncong.

Atau pas kamu tahu si dia suka pergi ke konser, padahal kamu ni sebetulnya gak suka ramai-ramai, tapi demi ngintilin dia dan menghabiskan waktu dengannya, kamu jadi mau pergi ke konser, kamu bahkan nyari-nyari konser yang ada band favoritnya dan sok-sok antusias gitu ngajakin dia.

Itu.. wajar sih.
Se-wajar itu ketika seseorang jatuh hati kepalang cinta sampai buta.

Kehilangan diri sendiri, lalu kemudian menyesal pas sudah putus atau pas kilau cinta itu sudah redup, trus kamu jad…

Living a mindful life

Just kidding. No, I'm not.

I'm a mess, especially right now. Whenever I took a side job, suddenly my life is on pause. I do none of the homework, except for washing my clothes because it's the job of the washing machine. I don't even fold them after. I'm not cleaning the floors, not for a bit take the thing that's been lying on the floor since last week. I do NOTHING. Literally nothing.

I only sleep for a couple of hours, wake up with bags under my eyes, wash my face, shower if I remember, then sit on my desk, ready to turn on the laptop and do my work. Today, it started with a meeting. Then, it goes all around the form design to mail design, all the words that I have to write, all the chats and emails I have to reply, glued me down in my chair that's been really stink lately. (Luckily, I covered it with a piece of fabric, a traditional one that I got from Porsea back in the days, so if it's stink I could just change the fabric into the other one that I…

What If..

Barusan denger ceramah 10 menit lg tentang adab berdoa. Satu tulus, dua ada rasa takut bahwa doa mungkin tidak diterima dan ada rasa tamak terhadap rahmat Allah, tiga sabar, empat, I lost....
Di akhiri dengan cerita, pemuda buta, mau menikah, tapi ayahnya sendiri tidak yakin ada yg mau menikahi dia. Akhirnya dia berdoa dengan serius dan sungguh-sungguh bahwa dia mau menikah dengan perempuan kaya, cantik, dan akhlaknya baik. Long story short, pernikahan itu terjadi dan lamarannya diterima.
So a thought hit my mind at 02.22 am.
What if.. Selama ini doamu tidak dikabulkan karna terlalu rendah? I mean.. you think you dont deserve it all, yang kaya, ganteng, sempurna fisiknya, pintar, dan berakhlak. Tapi kamu mintanya cuma satu kriteria. Dan menjurus ke satu orang saja. Bagaimana kalau ternyata,. Allah menunggu kamu minta kelima kriteria tadi trus langsung dikabulkan?

Nanti juga semuanya akan terwujud

Karena Tuhan kita Maha Menjawab Semua Doa dan Dia Maha Mengetahui segala yang terbaik, dan rencana-Nya adalah Yang Maha Detil. At the end of the day, everything will be work out as the kind of life we always want.
No matter where we are in life, there are always the level we look up to. Marriage, have children, children’s school, children whatever.
Yang sekarang sedang kita lalui, adalah jalur memperkuat pondasi. Ke depan anginnya akan lebih kencang karna level makin tinggi, dari sekarang harus sudah bisa memperkuat akar supaya tidak hilang arah kalau sudah di atas.
Pada akhirnya yang akan menolong kita di penghujung kehidupan nanti (red: Hari Kebangkitan) adalah Dia. Jadi kalau bukan sekarang kita belajar memperkuat hubungan dengan Dia, percaya pada semua tentang-Nya (keberadaan-Nya, rencana-Nya, pilihan-Nya), kapan lagi. Mungkin kita beruntung sudah diberi petunjuk untuk memperkuat hubungan dari usia masih muda. Karena dengan begitu, di usia matang nanti kita sudah bisa jauh lebih berw…

The Right Kind of Wrong

I've been on the list of 'Canada' movies for the past couple of weeks. So it's rare for me to hear the sound of tatataaa..tataaaa...tatatatataaaaaa.. dum dum... IYKWIM. 

This one is terrible. One shitty movie I don't know why I keep watching till the end. Everything in it is so wrong and too good to be true. A woman left a rich guy for a dishwasher, only happened in the movie indeed.

***
Maybe it's the headache. I shouldn't sleep after I eat.

Kata Ustad Khalid; Sabaaaaaar

Pagi ini aku hampir bangun pagi dengan sedih. Bangun pertama biasa aja, baru jam 4, jadi tidur lagi. Padahal bisa tahajud ya bodoh. Bangun kedua jam 5. Baru betulan bangkit, minum, wudhu, solat, trus tidur lagi. Setelah subuh, sebetulnya maunya tidak tidur lagi. Tapi mikirnya semalam baru tidur lewat jam dua belas, boleh lah gogoleran bentar.

Ku puter lantunan-lantunan doa (bukan Quran) di youtube, trus ketiduran. Bangun-bangun jam enam sekian, lantunan sudah selesai. Mau bangkit tapi rasanya masih sayang dengan udara yang dingin-dingin manja. Lagian ini Sabtu, boleh lah malas-malasan kayak tiap hari juga. Supaya agak less guilty, ku puter ceramah di youtube. Tapi sebelum itu, melipir sebentar ke whatsapp dan ada yang bikin sakit hati di situ. Lagi-lagi kuharus menelan bulat-bulat perasaan sakit hati. Sudah-sudah, ini Sabtu dan masih pagi dan udaranya lagi lovely. Karna malas milih ceramah, jadi pilih aja yg muncul di notifikasi dan lagi live, bring me whatever the topic!

Ku taruh han…

I just wanna talk to you

Pretty much describe my sink right now. ***
Semoga nanti kalau saya masih laku dan kebagian job translate kayak gini sampai sudah menikah (amin), suami saya akan paham dan amat mafhum dengan saya yang mendadak jadi sangat malas bersih-bersih selagi dapat job translate.
***
Siapapun kamu, plis.. jangan suruh aku masak kalau aku lagi nerima side job ya. Itu pun nanti untuk ambil job itu atau tidak aku pasti minta pendapatmu. Dan inilah konsekuensinya. Kecuali kalau dibolehin punya asisten dulu selama seminggu deh minimal. Itu dijamin rumah tetap bersih dan lantai tetap cling. Kalau sekarang mah beuh..
*** Teruntuk adik-adik gemas yang masih ciwi-ciwi cantik,. kalau ada laki-laki yang pacarin kamu, bilang sayang ke kamu tiap hari, telponin kamu tiap malam, ngingetin untuk makan tiap jam, tapi tiap kali kamu nanya kapan dia mau nikahin kamu alasannya ribuan..tiap kali kamu bawa topik nikah dianya langsung banyak alesan,, atau kalau kamu ajak ngomong masa depan dianya selalu berdalih deng…

This is why you don't sleep at dawn

Tonight I had a really weird dream. I can't tell what the dream was, but I woke up feeling good.. (not in a dirty way ya.. oh you jerk).

Padahal biasanya kalau saya tidur lewat jam 10, sudah bisa dipastikan bangun paling tidak jam lima itu pun seringnya jam enam atau jam tujuh. Benar-benar kesiangan. Tapi tadi malam, saya tidur jam sebelas atau setengah dua belas, dan bangun jam tiga pagi! Jam tiga lewat empat puluh menit, dan karena mimpi itu saya ingin jadikan dia kenyataan, maka saya langsung bangun ga pake duduk di kasur sambil tidur lagi tapi langsung berdiri, minum, dan wudhu. Solat tahajud dan minta sama Allah supaya bener kejadian itu mimpi.

Lalu feeling saya mengatakan, wah waktu yang tepat untuk mencuci baju nih. Karena...... ehm. Saya memang punya masalah dengan over-sharing, jadi sy akan share the detail di sini.

Pada jam-jam prime time, air pasti mengalir kecil. Seperti jam enam sampai tujuh pagi, atau jam lima sampai enam sore. Air mengalir kecil karena hampir bisa d…

Because You Like This..

I notice that some of my posts with the word 'You' on the title, get more attention than others..
As if to say, the people that are coming to my blog, actually care about my 'You' or my love-life, and maybe they try to find some answer on my version of 'You'. Well, I'll tell you what.. there's none!

I'm not gonna be one of those bastards who kept their girlfriend/boyfriend secret while flirting with somebody else. Kalau memang ada pasti saya akan tunjukkan, walaupun cerita di dalamnya tidak akan dibeberkan. Karena saya tahu bedanya menjaga privasi dalam hubungan dan merahasiakan pasangan.

Semoga orang-orang yang mencoba menggoda orang lain padahal sudah punya pacar tapi pura-pura single suatu hari kena balasannya.. punya bisul di ketek gitu.

***
Belakangan memang kegalauan tentang ingin punya pasangan datang lebih sering dari biasanya. Biasanya juga kalau galau begitu gampang saya siasati dengan memperbanyak kerja atau senang-senang. Tapi kali ini k…

Being an Introvert Believing I'm an Extrovert

All my life I've been thinking (and believing) that I am an Extrovert.
Or maybe I was extrovert.. I don't know.. can people change from one trait to the other?

***

Saya cuma tahu itu dari baca-baca artikel tentang ciri-ciri introvert dan ekstrovert, atau ikut tes briggs-myers yang juga dari internet tanpa pendampingan orang yang ahli. Beberapa artikel memang membuat saya kesulitan memilih apakah saya ini ekstrovert atau tidak, dan beberapa artikel lain membuat saya yakin bahwa saya adalah ambivert, yang mana sejatinya para ambivert adalah orang yang cerdas. Jadi ya saya meyakini saja kalau saya cerdas.

Tapi tes briggs-myers gratisan di internet menyatakan saya ENFJ. Jadi saya meyakini bahwa saya memang ekstrovert.

Sampai pandemi mulai menyerang, dan saya mulai menemukan diri saya sangat amat menikmati hari-hari awal jauh dari siapapun. Tiga puluh hari, lima puluh hari.. masih sangat baik-baik saja, no complain, padahal di twitter ribut sekali dengan introvert yang merasa bang…