Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2021

For the expectation of others

  If your family truly loves you, why do they expect you to live the way they want? If you require no marriage to be happy, why do they want you to get one to be happy? Life is confusing, because the ones who put the deepest scar are the ones closest to you. Betrayal came from your friends, not from the enemies. You live the expectation of others, in order to be considered 'normal and happy'. If happiness come from within.. and they truly care about you.. why do you need to live the life they have? It's theirs, not yours. 

How long is forever?

  Sometimes we got too caught up in a situation and act like there's no tomorrow. As if this condition we live in, will last forever and nothing will ever change. While in reality, life is a series of changes and bad moments. One to another, we cling onto those moments and create a thread we hold tight. *** Ada satu ayat di dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa setiap manusia akan mengalami hidup yang bertahap. Tahap demi tahap perubahan itu nyata adanya. Hanya saja kadang kita terlalu takut dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Takut tidak siap atau bahkan takut hari itu tidak akan pernah datang. Sampai lupa bahwa, kita pun perlu bersiap. Karena jika perubahan itu sudah terjadi dalam satu jentik jari, semuanya berubah. Siap atau tidak siap, terlatih atau belum, kita dituntut untuk lekas beradaptasi. Banyak jiwa yang tersiksa karenanya. Perubahan yang demikian drastis bagi jiwa yang lemah akan menimbulkan depresi, gantung diri, bukan karena koneksinya pada entitas spiritual ya

Kesalahan Paling Fatal dalam Hidup

  Aku tidak bisa membayangkan jika kesalahan semacam ini terjadi di dalam pilihan yang diambil sekali seumur hidup. Bahkan menuliskannya saja, tanganku tidak berhenti bergetar. Menahan marah selama satu jam lebih mendengarkan sesuatu yang membuat kepala mendidih sambil menahan suara setengah mati agar tidak meledak. Bersyukur, aku tidak meledak. Berusaha untuk tidak melontarkan sedikitpun kalimat yang membuat sakit hati orang lain. Walaupun hatiku sendiri sudah hancur lebur mendengar serpihan kalimatnya. Adalah sebuah cerita, tentang seseorang yang mulai berfikir untuk menambah rekan di dalam hidup. Untuk menuntaskan misi yang tengah ia emban, ia pikir ada baiknya jika ini dikerjakan bersama orang lain. Orang lain yang dia hadirkan untuk meringankan separuh bebannya. Singkat cerita, kenyataannya justru jauh berbeda. Bukannya meringankan beban, dia justru datang membawa setumpuk masalah. Jauh lebih berat ketimbang saat ia masih sendiri dulu. Hari pun jadi terasa lebih lama dan melelahka