Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

The Man Who Invented Christmas

"I say a lot of things that are nonsense when I'm working. You know how ideas took possession of me. You knew I was like this when you married me"

Catherine nodded. Her eyes began to fill with tears.
"Yes.. I did. But you have.. no idea what it's like to live with you. To always walking on eggshells, trying to guess your mood, to knew which of your commands are whimp and which aren't and sometimes I.. I feel your characters matter more to you than your own flesh and blood" she sobs.
There was a pause between Charles Dickens and his wife, Catherine before he said..

"I am who I am.."
"and who is that? It as if there's two of you. One who is kind and gentle and the secret self that none is allowed to know or question"

***
Pojok kamar, habis isya tanggal berapa lupa yang jelas Hari Senin.
Catherine Dickens teach me tonight, on how to be a patient wife of a great man. The great woman behind great man, eh? You mean.. great tears?




Brooklyn..

It was a movie from 2015 about a young girl who leaves home in Ireland to find a job in New York. Long story short, she fell in love with someone, got married, before she comes back to Ireland to accompany her grieving mother. There when she met another guy, an Irish, handsome and rich guy and started to have her heart torn between two.

Film ini terlalu emosional tapi saya tidak menangis sampai di menit ke 140, saat adegannya menampilkan suasana pantai yang sepi. I dreamt of lying on the beach this morning and it felt real. Saya bangun sambil bersyukur karena masih bisa merasakan pantai dan menikmati pemandangannya walau cuma di mimpi.

Homesick memang payah, di awal film menceritakan kepayahan gadis muda Saoirse Ronan itu melewati homesickness. Saya jadi ingat masa-masa saat saya begitu merindukan rumah, merindukan mama, pulang dengan sekarung penuh cerita yang ingin saya bagi dengan antusias. Masa-masa itu berhasil saya taklukan, yang justru kelewat batas. I have numbed that feeling …

The kind of mother who...

“What I grew up watching in my household was a mother who would receive her husband’s love and affection whenever he thought to offer it, but would then step aside and take care of herself whenever he drifted off into his own peculiar universe of low-grade oblivious neglect. This is how it looked to me, anyway, taking into account that nobody (and especially not the children) ever knows the secrets of a marriage. What I believed I grew up seeing was a mother who asked nothing of anybody. This was my mom, after all—a woman who had taught herself how to swim as an adolescent, alone in a cold Minnesota lake, with a book she’d borrowed from the local library entitled How to Swim. To my eye, there was nothing this woman could not do on her own.”

Excerpt From: Elizabeth Gilbert. “Eat, pray, love: one woman's search for everything across Italy, India and Indonesia.” Apple Books. 

***

I wanna be that kind of mother.

***
Bogor, 22 June 2020

Memecahkan Kode Semesta

Pret!

Semesta gak ngirim kode-kode. Kamunya aja yang kebanyakan mikir.

"Some people think a great deal too much. Of that I'm Certain" -Mary Poppins-

***
Weekend berakhir sudah, dan besok kita sudah akan kembali berhadapan dengan Senin. Apakah kamu siap? Tentu saja? Oh belum? Ya sudah.

***
Sudah siap tidur, skincare sudah, nyalain diffuser sudah, kamar sudah berbau aroma terapi yang bikin ngantuk-ngantuk sedap, kasur sudah dikebut (punten ngebut kasur Bahasa Indonesianya gimana deh), sudah pakai lotion, sudah sisiran, dan pas naik ke kasur..... eh.. kaos kaki tidur satu-satunya yang tersayang tercinta masih tertinggal di jemuran. Untuk ke dapur lagi, kaki yang sudah dicuci dan dilap berulang kali di keset ini harus akan menginjak lantai lagi.. oh tidak. Jadi mending ambil kaos kaki baru dari dalam laci, dan mulai dipasang.

Uwh rasanya beda!
Kayaknya bentar lagi juga akan dicopot ini.

***
Mau nonton Begin Again dulu sebelum tidur. Jadi sepertinya selera film saya berhenti d…

imagine life like this

Seharian cuma makan doang, not even bother to cook karna dikirimi tetangga nasi tumpeng.Nonton, haha hihi dengan teman. Malamnya diffusing oil, wewangian terapi, sambil main game, kalo bosan main game switch ke nonton film.
Life’s good, when you know how to enjoy the hole.
*** Bogor, but I still wanna get married one day

Make a New Start

Seperti awak kapal yang berlayar berminggu-minggu, berteriak lantang saat menemukan daratan. Seperti itu juga perasaan kita setelah menemukan apa yang selama ini kita tunggu.

***

All we have to do is believe. 

***

Saya lagi demam Narnia. Kalimat pertama di atas, saya tulis setelah menit ke 15 film Narnia ke-tiga saya tonton. Mereka berlayar, lalu bertemu daratan. Caspian yang tampan dengan sigap mengambil posisi, bersiap berlabuh. Oh tuan.. begitu bahagianya saya dua hari ini, terhanyut bertualang kembali di negeri yang menjadi angan semasa kecil remaja.

***

Bukankah setiap orang menginginkan sebuah awal yang baru? Saat hidup tidak lagi sama, tidak lagi semenyenangkan pada mulanya. Saat beban bertambah berat, dan orang tidak seperti yang dulu di kenal. Pikiran untuk pergi ke kota atau negeri yang baru, memulai hidup dari awal, berkenalan dan beradaptasi, menjadi pikiran penghibur yang bisa sedikit memenuhi rongga kosong di dalam hati.

Tapi tentu kita tidak bisa semudah apa yang diperton…

Masya Allah Tabarakallah

Aku punya deadline baru, yg baru disampaikan sore ini dua jam menjelang selesainya jam kantor. Sebenernya gak baru-baru banget siih. Kusudah bisa menebak kalau akan jadi begini akhirnya. Jadi ku ambil wudhu, istighfar yang banyak, sambil terus memohon kelapangan hati dan dijauhkan dari dosa ghibah.
Kupunya deadline baru. Dan aku.. Berencana besok mau masak sambal goreng kentang ati ampela dan opor ayam. Hihi
*** Bogor, bodoamat tanggal berapa

this is insecurity speaking

Everytime I finished a session, hosting, moderating the talk, in English or in Bahasa, I always feel like bury my self under the ground.
I dont wanna do these things anymore. I dont wanna speak in front of public I wanna hide in my cold and dark room closed all doors and windows nothing not even light to enter. I wanna disappear

help

It doesnt matter how many times I speak in front of public, I’m still nervous when I have a seesion tomorrow. God I cant sleep. My stomach is waving like an ocean I miss the most

Question Mark

So who are you,.?
I hope you're doing well, living a good, happy, healthy life.
I hope it's gonna end soon.
And the time when Allah says "okay, fine, now you both can reunite" like how He made Adam and Hawa reunited on Earth, will happen in not for so long.
Please don't take any longer steps.
I'm tired of waiting, though I still have as much strength as I need to stand on my own feet, but please..
Don't take too long.

***
Bogor, 15 Juni 2020
Ulang tahun Hera, tapi gw yang happy. First, abang grab yang kupesen pagi2 di tengah meeting yang panas. Abangnya baik dan sangat kooperatif, diminta buang struk dia mau, tanpa diminta pun dia ngirim foto kue nya, dia bahkan ngasih ucapan ke Hera secara langsung dan via chat melalui gw.. ku sangat terharu.
Malemnya video call sama Hera, dan ada bocah yang kesenengan nunjukin semuuaaa buku dan mainan yang dia punya sambil sesekali lari-lari keliling rumah muter-muter sambil nyanyi.
:')

Hi.. You

She came back!
To me, she was just walked passed through me. With an exquisite smile and light on her face.
Kata Cika, mungkin karena ini sudah mau hari ke-40, jadi dia sudah akan benar-benar pergi.
Tapi seingat saya dari ceramah-ceramah tentang kematian yang pernah saya dengar, bahwa orang yang sudah meninggal tidak akan pernah kembali ke alam manusia.. so maybe what I saw wasn't her, tapi saya pernah juga dengar dari sebuah ceramah, bahwa kalau orang baik itu punya privillege untuk berpamitan untuk terakhir kalinya. Karena mereka se-tenang itu dalam menghadapi pertanggung jawaban, makanya sempat untuk bersapa. Yang gak sempat itu kalau yang terlalu sibuk dengan siksa kuburnya.. Wallahu'alam..

But I did see her. Dia berjalan anggun melewati saya, pakai jilbab hitam, wajah putih bersih, dan senyum dikulum khas senyumnya. Saya tahu.. ini lebih berat lagi bagi teman-teman saya yang sangat dekat dengannya. Beda dengan saya yang sulit berinteraksi terlebih jika tidak berada dalam …

Lonely Old Man

"Apapun pilihan hidup yang lu pilih sekarang, pastikan jangan sampe bikin lu jadi lonely old man nantinya." Pesan saya pada seorang kawan yang mengaku ingin membujang seumur hidup. Silakan, saya bilang, tapi seorang laki-laki tua yang kesepian itu sangat menjengkelkan.

Makanya dari sekarang, jangan pilih pasangan karna paras. Cantik itu memudar. Atau karna harta, karna hidup itu naik turun anak perempuan yang terbiasa hidup berkecukupan akan sulit mengatur nafas jika suatu waktu harus berkekurangan.

Cari teman hidup yang bisa jadi teman. Yang bisa diajak bicara tentang apa saja. Yang mengerti ceritamu, bahkan mengerti perasaan yang terkandung dalam ceritamu. Cari yang sepaham. Itu saja dulu, mungkin cukup untuk jadi bekal awal sebagai pondasi utama. Ke depan, cerita kalian akan jauh lebih panjang, berliku, naik turun, akan banyak yang kalian hadapi. Jika sepaham itu tidak di dapat, kedepannya sudah kepalang panjang jalan yang ditempuh, bisa-bisa kalian hidup bersama tapi mas…

Rosemary

She is pretty, she is genius, freakishly smart, but she is lonely. Nobody seems to get her. She always wanted to be like ice cream. Because,. you know.. people like ice cream. She couldn't get people to like her, she couldn't get along with anyone. No fruits, no veggies, can befriend her. One that she thought will be her perfect match is chicken. But when chicken gets home, cooked deliciously with traditional spices, rosemary couldn't be around him anymore. She's feeling guilty so she took a step back.

After all, she misses her home. The place where she could fit perfectly. A nice meat grill with simple seasoning, not too oily nor too spicy. She had her place, which she left. She knows she couldn't get back there ever again. She knows there's no place in her old home for her. But she couldn't stand the solitary life. She needs people who understand her, who knows how genius she is, how she could memorize every little detail because she had a perfect memory.

Online Fatigue

Dibalik kemudahan pasti ada kesulitan.
Orang pesimis-realis yang bijak pasti sepakat, bahwa sesi online, semudah apapun itu pasti menimbulkan kesulitan-kesulitan lain yang baru dan masih harus dicari tahu bagaimana mengatasinya.

Bangun tidur main game dulu, lalu bikin sarapan, masih sempat cuci piring bekas sarapan, baru mandi dan siap-siap sampai setengah jam sebelum acara dimulai, hanya bisa dilakukan jika menjadi host sesi online. Kalau sesi offline, dari subuh pasti sudah srudag srudug milih baju dan dandan, loncat ke mobil trus lanjut tidur padahal kelasnya baru mulai jam dua siang.

Meskipun bisa bercelana pendek sambil ngoceh di depan laptop, sesi online bisa dibilang membuat otak berhenti berfungsi. Selepas sesi, alih-alih membuat sertifikat atau kembali mendesain pertemuan selanjutnya, saya malah membalasi chat satu persatu, membuat mailblast untuk semua orang, dan memoderasi akun media sosial dengan foto-foto dan meluncurkan kebahagiaan-kebahagiaan yang tertangkap kamera.

Leb…

Berjalin Berkelindan

Saya pikir, kalau malam ini masih bisa nulis, berarti tulisan ini memang seniat itu.

***
Wise man once said, life is a scattered dot. It's never random at all.
Tuhan kita kerap memberi panduan dengan teka-teki, supaya manusia-Nya berpikir, berakal, dan mau memahami. Salah satu teka-teki yang Dia beri, adalah dengan 'acaknya' susunan ayat di dalam Al-Quran. Yang hanya jika kita lihat dan telaah lebih dalam, susunan acak itu ternyata saling terkoneksi satu sama lain, membentuk pola bangunan utuh. Seperti titik-titik yang tersebar, saling berjalin berkelindan satu dengan lainnya, hanya bagi mereka yang memiliki ilmu.

Seolah ingin mengatakan bahwa, hidup juga demikian. Satu kejadian dengan kejadian lain seperti acak dan tidak saling berkaitan. Tapi lama setelahnya barulah kita tahu, kenapa itu semua terjadi.

Salah satu teka-teki di dalam Al-Quran yang berhasil dipecahkan dan disambungkan scattered dot nya adalah di Surah Sad lihat di sini.

Malam ini, setelah hangout online jil…

Food is Us!

My Frequently Asked Question adalah: kok bisa sih Hil males makan? atau kok bisa sih gitu doang kenyang? atau Aku kalo stress maunya ngunyah, kok kamu nggak sih..

First of..
Jangan gampang percaya pada postingan di media sosial. Itu semua hanya masalah framing. Sebagai seorang penggemar indomie pakai nasi yang kalau posting foto indomie hanya indomie nya saja, saya paham betul framing sudah menjadi bagian dari hidup kita selama bertahun-tahun sejak instagram muncul ke permukaan.

Kalau ditanya kenapa saya malas makan? Saya juga gak tahu, dari kecil memang sudah begitu. Tapi apa saya memang tidak suka makan? Jangan salah, kalau sedang craving saya bisa makan nasi rendang sebungkus habis tanpa sisa bahkan sebutir. Kenapa badan saya kurus terus? Saya memang pernah gemuk, dan sejujurnya sejak itulah saya kapok.

Sejak saya kapok punya badan gemuk, saya menjadi lebih concern terhadap makanan. Mulai pergi ke gym dan menghitung kalori sebagai bentuk diet yang saya anggap sehat. Apakah berhasil…

Money Matters

People don’t usually share their financial issue, right? Not to colleagues, not to friends, families, BESTFRIEND, not even to the parents. Or maybe some people just lucky enough to have other human beings other than their spouse to share it with, but most people.. including me, don’t have one.
Saya bahkan tidak mengikuti topik-topik pengelolaan keuangan seperti yang ramai di media sosial. Bukannya apa, mereka itu pakai metode fear marketing yang bikin overthinker macam saya makin rawan depresi. Saya lebih banyak belajar mengatur keuangan dari sahabat atau teman yang memang concern soal itu, dan following jouska. Rasanya lebih bisa aja hati saya menerima celotehan dan saran dari mereka ketimbang dari tulisan berderet-deret yang saya baca tapi pikiran saya kemana-mana.
Akhir-akhir ini saya merasa orang-orang jadi semakin pendiam. Banyak yang kemudian menarik diri lalu menghilang. Interaksi di media sosial tidak seramai biasanya, dan kelas-kelas online bersertifikat semakin laku keras. Kap…

Back to my nir-faedah kinda post.

I was on page 184 when a good friend of mine texted and she suddenly poured her mental state. I was frozen for a moment before picking up my self and texted her back with some rational-encouraging words that I wish could help.

This is a tough time for us, especially her, with all burden on her shoulder and the recent loss that we've experienced. It's not easy and never getting any easier, so we just have to face it now, embrace the fact that she's gone and feel the stings for a couple years.

I finished two books today, one that I read from weeks ago, and one that I just read and not really have much information that I need. When I decided to go on the third book, only when I was halfway distractions started to come. Alright, I put my book aside and try to attend to the only thing I should attend: life.

It's been a week since I shut myself in the house. Not going outside, let alone spoke to another human being. I feel weird doing that especially when I used to talk to m…