Changing


Ada hujan di penghujung pekan.
Bersama wangi rempah memanjakan.
Lengkap sudah perjalanan, yang akan memulai sekelumit cerita perubahan.

Ya, orang akan terus menerus berubah.
Tak akan berhenti hingga ajal menyapa.
Terimakasih karena telah mengenal saya yang biasa, yang dulu senang bercengkrama dan bercanda tawa.

Seorang kawan lama datang membawa cerita.
Maaf, bisiknya pelan.
Pada satu kesalahan yang sejatinya sudah saya tutup rapat.
Yang lalu sudah saya anggap gelap. Tertutup bersama rasa malu dan bersalah.

Berkaca pada setiap orang yang saya jumpa, yang berlalu lalang seolah menampilkan kolase diri saya selama ini.
Ingin menolak namun sudah terlanjur.
Untuk itu saya memilih tuk menghapus semua memori, dengan membuat satu cerita baru.
Baru dan utuh.

Yang saya ingat hanya satu:
Mereka ada saat itu.
Menemani malam-malam gamang yang penuh tangis sendu.
Begitu rapuh. Begitu pilu.

Sudah saya tutup itu semua.
Saya ingin berterimakasih pada semua yang pernah ada,
Menemani, membimbing, menuntun hingga jalan yang saya temukan kini.
Meski masih bukan akhir, saya yakin inilah titik awal yang baru.

***
I am not done changing,

Comments

Popular posts from this blog

Three Miles a Day

Dwiwarna

Hygge: Enjoying Life's simple pleasure