Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2020

Berpuisi

Indonesia Satu-satunya yang aku punya *** Bogor, 31 Maret 2020 Aku pernah insecure krn tdk pernah benar-benar menjadi orang yg berasal dari satu daerah. Dan masih merasa insecure. Tapi aku punya Indonesia, dan aku semua nya Indonesia. Makanya kurajin pake Bahasa Inggris, Karna kalau Indonesia sudah semakin terkotak-kotak dan tdk ada lagi tempat untuk orang sepertiku yg darahnya campur aduk, aku akan kabur ke luar. Di sana, Aku akan punya identitas: Indonesia.

When starting a bad day..

I woke up and my head was heavy. Crying before sleep was never good for your mood. Especially when you determine to always start the day with a good thought. So... I woke up, Brew my coffee, Sip it slowly, Took a shower, and put my best dress on. One that I bought from.. maybe a year ago, but never wear it, karna ini cuma baju rumahan biasa tapi modelnya lucu. Simple, cute color, a mix of army green meets soft orange, celana selutut sporty style, and two layers of top; cute army green tank top covered with cute soft orange with an asymmetrical cutting-bat wing. I feel like photo shooting for magazine cover when putting this one. And that.. my friend.. was how I managed to survive the online meeting. Everything after those scenes is good. Because all I did was sitting on my chair facing the door, a bit view of the peak of neighbor's tree and sitting therefrom after the meeting until I write this post at 9.36 pm. Not moving let alone sleeping. Tahu-tahu sore, dan belum ma

Dajjal and the rise of Jesus

Dajjal seems like a joke now, but the circumstances happened lately, make everything about him is logical. (I saw a video or two, a monologue dresses in teletubbies feature, and one of them has one eye. The narrator kept called it with Dajjal and its funny. Oh yes I laughed). But this isn’t a joke at all. Hadits already mentioned that Dajjal will offer you food in the time of starvation. If you accept, hell is yours and vice versa. Now, its easy for us to think “nope. I won’t accept his offer, I’d rather die in starvation..” no..no.. Hameed, it wont be that piece of cake. See panic buying? People are so worried about this plague that they buy everything they can afford even if it means suffered other people. And this is just a beginning, probably the situation when Dajjal is here, offering dunya door to door, the situation is a lot more worse than this. Just you imagine.. and now, how many apples have you bought just because you were too scared to go out and got infected? And J

I’ll walk with you

I’ll walk with you. Not behind you, so that’d make me a slave, Not in front of you, to make me a boss. But with you. Right there, beside you. Though it’s not easy. *** Bogor, 23 Maret 2020 Efek ngolah 994 desa, 14 kabupaten, ditunda 2 bulan baru dikerjain h-seminggu. I am so smart on procrastinating, I feel like I should get an award on that

It’s MY BIRTHDAY!

People say happy birthday, Best friends are sending gifts and pictures of their kids (or me), But no chocolate cake, No happy birthday song, This is the first birthday ever, to spend alone,. Literally. Thanks corona. I hate you now. But risking other people’s life just to make sure I don’t have a lonely birthday is even worse. I can’t get to see my Eyang, because I don’t what I might carry during the trip. From the car, from the air, or the toilet that I use. So, I learn how to enjoy my own company by listening some religious lecture and (again) I learn new thing: cinta yang salah. Ada orang bilang, obatnya patah hati itu jatuh cinta lagi. Saya pikir itu betul karna satu-satunya hal yg berhasil bikin saya yakin tuk pisah sama kak mantan dulu karena saya jatuh cinta lagi sama orang lain. Kayak baru hari ini kenal orang itu, minggu depannya saya minta putus. (Tapi enam bulan sebelumnya dia duluan yg mutusin, so I gues it was win-win). Belum pernah rasanya saya tahu bagaimana

As a Mom, I would never do this

I promise I’ll never let my kids to know the taste of Indomie campur nasi pake telor ceplok ekstra kecap. *** Bogor, 20 Maret 2020 Memasuki WFH Day-5, and I just realised there’s the word SOLAT in ISOLATION. (Foto gak nyambung, hanya untuk pemanis, siapa tau ada yg penasaran what does the author of this page looks like. Haha. Good luck spotting me). 

Gallery photo training yang diminta NCT

Apa itu NCT? NCT itu National Certified Trainer, pelatihan yang bisa nambahin gelar CT di belakang namaku. CT as for Certified Trainer dan bukan CoT atau Certified Tiktok (ku perdana maen di tiktok di training itu! haha). Ini sayang sih dibuang, udah ku cetak bagus-bagus ternyata diambil semua oleh assessornya. Yaudah, entah apa nanti aku bakal cetak lagi atau tidak, itu tergantung. but for now.. Belum semua training sih ini, Ya cukuplah ya, buat kenang-kenangan. *** Bogor, 17 Maret 2020 Kenapa tulisannya jadi center gini si

Dear Kak Mantan..

Oh.. Hi, there you come again. Rupanya orang-orang kantor masih sayang sama kamu, ya Kak. Walaupun mereka tahu se-nangis apa aku waktu itu, tapi mereka masih se-baik itu untuk tidak membiarkan kamu merasa terasing di grup yang aku adminin. Hi, Kak apa kabar? Tulisan ini bukan karena aku kangen loh ya, apalagi mengharap kamu kembali. Sungguh tidak sama sekali. Aku cuma terharu kemarin kamu muncul lagi, masih bisa ber-haha hihi dengan kawan-kawan lamamu, yang aku tahu pasti kamu kangen sama mereka. Terus udah mah kamu muncul lagi yah, malemnya di tonight show bintang tamunya pake baju yang ngingetin aku ke mantan kamu yang itu. Model kerudungnya dia dulu waktu awal-awal pake jilbab mirip sama yang dipake Inka Christy kemarin malam. Trus wajahnya juga rada mirip-mirip gimana gitu. Makanya aku keinget lagi. Tapi aku gak akan mau nge-chat atau berkontak langsung. Seperti halnya chat mu terakhir waktu aku masuk rumah sakit empat tahun lalu yang sampai sekarang gak aku balas, karena buat

Berpuisi

Kuucap good morning, Kau balas selamat pagi Ku mengetuk, Kau menutup. *** Bandung, 14 Maret 2020 Bukan apa-apa, cuma bahagia saja training ‘ajaibnya’ happy ending.

Dari ngejar Argo Parahyangan sampai pelatihan ajaib yang pesertanya bikin ngakak

(And not in a good way) *** Kesiangan!! Azan subuh berkumandang dan kubaru bangun. Padahal cita-citanya azan subuh tuh sudah siap, sudah mandi dan minimal sudah skincare. Alarm di stel dari jam 03.00 berturut-turut 03.30, 04.00 04.15 04.30 tapi tetep bangunnya jam 05.00 juga. AC juga sudah di timer jam 03.00 mati, tapi kalah dengan satu hal yang susah diprediksi: Hujan! Kucinta hujan, apalagi hujan pagi hari yg selalu kusapa kalau datang ‘haaiii morning rain..’. Tapi sudah tahu kesiangan, gerakanku masih sewoles Ratu Inggris. Bangun pelan-pelan, wudhu ke kamar mandi, solat (ya memang harus) pelan-pelan. Dan masih sempet ngopi. Saking ngantuknya kubutuh kopi supaya berfungsi normal sebelum mandi. Jam 06.30 mobil jemputan baru datang. Begitu masuk mobil, kulihat ETA google map di dashboard supir, deg! 2 jam! Kalau dihitung berarti sampai Gambir sekitar jam 08.30 hanya ada spare waktu 20 menit! Baru masuk Yasmin macet panjang sudah bikin ETA google mundur teratur. Dari yang tad

Time..

Time is waktu, Adalah waktu yang selalu berlalu. Kalau kita melihat ke belakang, just to check how far have we go, we can see that actually.. life has giving us all that we want. We are right where we wanna be, right? Right? Sebelum kita sadar, tahu-tahu waktu sudah habis. Tahu-tahu mimpi nya belum dimulai, jangankan tercapai, dimulai saja belum. Here’s to the dream I still keep. To the little forest with Green Gables and A Hundred Aker Woods. To the place where I spend a meaningful life, teaching kids about the wisdom and knowledge. Surrounded by birds singing every morning, and cricket cricking every night (also frogs, and tonggeret, if they could be together). *** Bogor, March 11th 2020 I still picture that place as somewhere in Central Java, not too far from where Eyang was born.

How many lives have you affected?

Ada satu pertanyaan galau yang kerap terlontar jika sedang bertukar pikir dengan orang cerdas: ‘dalam hidup ini sudah berbuat apa? Masa mau gini-gini aja? Numpang lewat. tumbuh besar, kawin beranak lalu mati. Apa dampak yang sudah kita kasih untuk orang lain? Apa manfaat kita?’ Yang lucunya, seringkali pertanyaan itu terlontar justru dari kawan-kawan saya yang menolak mengakui adanya Tuhan. Padahal jelas sekali dalam agama saya bahwa hidup yg paling baik adalah yang bermanfaat untuk sesama. Kemudian definisi itu diterjemahkan secara berbeda di masing-masing kepala. Yang satu sudah sukses dengan ketekunannya menjajaki petani lokal, produk pangan lokal, olahan beserta turunannya, keluar masuk media, dan menginspirasi puluhan anak muda. Yang satu lagi sudah berhasil meninggalkan pekerjaannya, yang notabene bergengsi lumayan tinggi karena mampu mencatut namanya di menara yang juga tinggi, demi proyek-proyek yang menurutnya lebih manusiawi. Manusiawi dan berkontribusi nyata untuk negeri

Kubilang juga apa..

Salah satu alasan kenapa kusuka bikin training, adalah karena sangat melatih keyakinan diri pada Allah. Ketika sudah tidak ada lagi yg bisa dilakukan, semua usaha terbaik sudah dimaksimalkan, ketika orang-orang diam gak ada yang bisa bantu, ketika peserta juga diam gak ada yang kasih konfirmasi, tinggal berdoa satu-satunya senjata yang tersisa. Berdoa.. berdoa. Berdoa dan terus mengasah keyakinan. Yakin kalau Allah pasti bantu, asal niatnya bukan untuk kemusyrikan, gak mungkin Allah gak bantu hamba-Nya yang meminta. Yakin kalau misal Allah tidak bantu juga (and God Forbid) eventnya gagal, itu pasti karena Allah mau ada sesuatu yang kita pelajari, dan dibalik itu pasti juga kerusakannya ga parah-parah amat. Maksud kerusakan itu seperti vendor yang udah terlanjur di booking, atau apalah yang disebabkan oleh pembatalan suatu event. Hari ini.. Di saat sedang malas nya keluar rumah (karena rumah lagi super bersih kemarin habis super cleaning sampai penuh tong sampah dengan tissue seh

Februari, 2016

Masih aja sedih dengan Bunga dan almarhum suaminya.. masih aja liat-liatin video mereka. I’m sad for her. Karena.. selain kita sama-sama tanggal ulang tahunnya, kita juga sama-sama ditinggal di Bulan Februari. Bulan yg katanya penuh kasih, but not for me. Bedanya, Bunga ditinggal suami tanpa pilihan, tanpa pertanda, dan dengan cinta yang masih ada. Me? He left by choice. Gak tahu deh dengan cinta yg masih ada atau tidak tapi kumasih ingat janjinya waktu itu.. and eversince the day, I despise every promises a person make for me. I can’t tell which is which.. apakah ditinggal pergi karena situasi atau karena ajal yang lebih menyedihkan. Dua-duanya harus ditakar dengan kapasitas si penerima musibah. But I never consider it as a calamity, instead.. as a blessing. Semoga juga demikian bagi Bunga. For a greater good,. Semoga saja dia terketuk hatinya untuk melihat sisi baik dari semua ini. Karena pasti ada sisi baik. Pasti ada cahaya di hari yang paling gelap sekalipun. *** Bogor, 3 Ma

Maybe one day...

Kubisa ajari banyak pelajaran menyenangkan.. untuk anak-anak yang ditinggal orangtua mereka. Mengajarkan ilmu sains Ilmu bahasa Ilmu sosial Ilmu kemanusiaan.. Di sebuah area yang kunamakan a hunder aker woods, Ada Green Gables nya juga di situ. Tamu boleh berkunjung, dengan harga mahal, Tapi anak yatim dan duafa, boleh tinggal dan gratis. And when I picture the place.. I picture mountain.. Rivers.. Trees.. Dan satu suara terngiang di telinga: Itu Salatiga, Ma.. -_- *** Bogor, (sudah) 3 Maret 2020 Itu kata Basa, waktu ngomongin kota impian tuk habiskan hari tua masing-masing. Kubilang Semarang, dia bilang Salatiga.