Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

13 Days of Sweetness

Jadi laki-laki sebaiknya jangan suka menyakiti perempuan. Perempuan sudah mengalami sakit rutin, tanpa perlu kalian sakiti. Setiap bulan, menstruasi datang bagai siksaan. Ada yang sakit kepala, sakit perut, ada yang sampai muntah-muntah, bahkan ada yang sampai pingsan. Itu terjadi setidaknya satu minggu sebelum datang bulan. Belum lagi emotional pain yang melanda; perasaan sedih tiba-tiba tanpa ada alasan, mudah tersinggung, mudah merasa tersingkirkan, merasa tidak dipedulikan, kesepian tanpa alasan.. dan hal-hal yang sulit dijelaskan lain, yang mungkin menurut kalian sepele, tapi tidak bagi kami. Biasanya itu terjadi satu minggu atau tiga hari sebelum datang bulan.

Pada saat harinya tiba, ketika gumpalan darah keluar dari vagina, pada saat itulah kami tahu bahwa emosi cengeng yang kami rasakan kemarin adalah karena ini, sama sekali bukan karena kami lemah, tapi karena perubahan hormon semata. Rasa lega akan datang untuk sementara waktu, membuat kami bisa sedikit bernapas nikmat. Tapi…

Mengenal Surga

Hari ini terus terang saya tidak bisa melanjutkan cerita. Story of a Stubborn Love, sudah sampai di tahap yang tidak saya sangka-sangka. Saya tidak pernah melakukan sesuatu sampai selesai, sebelumnya, dan Story of a Stubborn Love pun belum bisa dibilang selesai, tapi minimal dia sudah mendekati dan membentuk sebuah alur cerita.

Saya memutuskan untuk menonton video-video perjalanan, vlog dari anak-anak muda yang melakukan perjalanan serupa dengan karakter yang saya buat. Yang justru membuat saya mendadak menjadi sedih tanpa alasan. Ya, hari ini saya merasakan sedih luar biasa, dan yang lebih menyedihkannya lagi, saya tidak tahu kenapa saya sedih.

Mungkin saya kesepian? Well, tidak juga. Karena hari ini saya pergi ke kampus, (setiap kali diutus menjadi bridesmaid, yang saya lakukan pertama kali adalah kembali ke kampus. Bukan apa-apa, itu karena satu-satunya penjahit yang saya percaya di kota ini, tinggal di sekitar kampus). Setelah bertemu Si Ibu, saya merasakan lega luar biasa, karena…