Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2018

Ruh and Human Intelligence

Do you believe in soul? If you do.. then do you believe in soul mate? Do you believe that the soul fight for each other?
I used to believe in vibes, in frequency. The energy that traded between two souls, whose meant to be together. And maybe I wasn’t wrong, but I understand now that the souls.. knew each other. They communicate to each other. They recognise each other. Maybe.. (please if somebody knows the theory about this, let me know where to find the book), maybe the way soul communicating to each other is what we call as vibe, or energy. 
There’s this talk that I watched twice (or more), from Nouman Ali Khan with titled ‘Allah is Light upon Light’. I was in search of Allah, when I found this talk. I wasn’t doubting His existence, but I want to know Him more. I want to hear more about His Ar-Rahman, and Ar-Rahiim through youtube videos. But I found this instead. 
In this talk, Nouman Ali told us what is Allah. He is Light upon Light. His light is different than the light that we have …

Stages of Lessons

These past two years, is a mind changing phase for me. I was born stubborn, and its hard for me to take a lesson. I lose respect to people easily, which makes it hard for me to learn from somebody else's advice.

But Allah is the best of teacher. He teaches me things stage by stage, by sending different kind of people. Not until this Monday that I realised what was His biggest lesson of all.

If you think you want to read it, I should alert you with this: This is my truest lesson I've learned, from my own experience. It might involve some people, and I will tell you my truest opinion about them (or not at all). If other person's story dull you, then you should close this page. Because I can only deliver these stages based on my own experience, not other.

***

First lesson: Knowing my self. 

I was a people pleaser. Was. I do whatever it takes to make everyone happy. Everyone. In school, or in neighbourhood, whenever I played with some friends, I always be the one who give them …

To You

Thank you for the lesson,
Thank you for teaching me how to love a person.
Thank you for opening my eyes,
into realisation.

I never had one before..

I am ready to make a new step.
A morning where I wake up without a pack of memory you left.
Without a fear that one day..
I might lose you.

Because I already am.

Dear you,..

Even when the heart wants what it wants,
Reality will always be there to slap us with the truths

That I was..
I was crazy in love
Until I realised,
It's not love that I'm chasing.
It's you.

***

Long Pillah, Miri Sarawak. April 09th 2018.
This handwritten note I wrote, when I was waiting in the middle of forest.
I took a picture right after the writing was done,
But now it all gone.

I wait and wait..
and the waiting is now over.
I re-write this because it seems more relevant now than yesterday.

Maybe I was a joke,
And never be the heart that he chose.
But I know that Allah close,
and that's where I take my hopes on.

But I am grateful for these lesson.
I finally know a wa…

Believing System

Mungkin benar juga jika ada yang mengatakan bahwa bencana di Lombok adalah suatu hukuman. Hukuman akibat melakukan perbuatan dosa. Namun hukuman hanya datang pada mereka yang diberi kasih sayang, seorang guru tidak akan menghukum muridnya jika dia tidak peduli pada sang murid. Allah tidak akan menghukum hamba-Nya jika dia tidak peduli pada mereka. Hukuman datang sebagai bentuk kasih sayang oleh Tuhan pemilik semesta alam, agar manusia menghentikan perbuatan dosa dan kembali kepada-Nya.

Dalam tulisan ini saya ingin mengulas tentang tenangnya hidup dalam kepercayaan. Mempercayai sistem yang sudah Allah ciptakan untuk manusia, dalam satu gugus kesatuan yang saling terkait satu sama lain, bernama; alam semesta.

***

Penciptaan Alam Semesta

Kita semua tahu, dan meyakini adanya alam semesta. Kenapa? Padahal kita hanya hidup di bumi, belum pernah benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri adanya planet lain selain bumi. Lebih kecil lagi, padahal kita hanya tinggal di satu negeri, satu kota…

The Art of Enjoying Situations

Things are going through our life.. good, bad, good again, bad again,, on and on it keeps coming up like a never ending story. Some people walk in their shoes with their mouth shuts, and some other wouldn't stop talking. They talk and talk, feel like communication is the key to all problems without realising that communication is also the cause of all disaster.

The road seems like have no end when we're in terrible situation, it all gloom and dark. But it turns to seems shorten while we're happy. And why is that?

Maybe it has something to do with relativity., and relativity is also applied to our scale in the end of the world (Einstein is truly a genius guy). I will elaborate about this later. For now, let me talk to you about the people who never live their time to the fullest.

Sad People

Why are they so sad? What do they upset about?

This question may lead to various answer, and everyone with sad hearts will be glad to talk to you about all these whys. But is that wrong? …

Surat Kecil Untuk Lombok

Tuhan sedang menunjukkan kebesaran-Nya. Malam kemarin kita semua dikejutkan dengan kabar peringatan tsunami di Lombok, yang disertai dengan gempa tektonik susul menyusul.. Malam ini kabarnya langit malam akan menampilkan empat planet berjajar, sebagai salah satu fenomena langit yang patut disaksikan.

Baik kejadian di Lombok maupun keindahan langit malam ini, keduanya adalah tanda. Dan bukankah Allah seringkali menyebut, terdapat tanda bagi orang-orang yang berpikir? 

***

Gempa hebat yang terjadi di Lombok diikuti dengan sejumlah opini. Sebagian memiliki dalil dan referensi yang cukup, sebagian lagi asbun. Sayangnya, kebanyakan orang tertarik untuk membaca yang asbun. Bukan untuk menambah pengetahuan, melainkan untuk mencaci maki cara berpikir yang dianggap aneh dan asal bunyi.

Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan malam ini. Justru saya ingin menuliskan tentang 'kebesaran' yang sedang Allah tunjukkan kepada kita. Karena malam kemarin, selagi peringatan tsunami diluncurkan, …

Liebe

Iblis sudah menjadi musuh bagi manusia sejak penciptaan manusia pertama di dunia ini. Kesombongannya menjadikan dia dan keturunannya terkutuk hingga hari akhir. Dan sungguh, hari akhir adalah pasti datangnya. Ketika Bumi diluluhlantakkan, dan langit diruntuhkan. Itulah janji-Nya yang pasti.

Namun dalam mengisi masa 'penantian' itu, adakah iblis diam dan menyesali perbuatan? Tentu tidak. Justru dia mengemban tugas yang penting. Tugas yang teramat penting, sehingga tanpanya, penciptaan manusia di muka bumi hanya tentang keindahan dan kebaikan. Tugas Iblis dan keturunannya adalah untuk menggoda manusia. Menghalangi mereka dari berbuat baik, dan mengikuti perintah Allah. Setiap hari, anak buah Iblis melapor padanya, tentang kejahatan serta tipu daya apa saja yang telah berhasil mereka lakukan.

Ada yang berhasil memperdaya manusia untuk durhaka pada orang tuanya, ada yang berhasil membuat seorang suami korupsi dan memberikan hasil korupsinya pada keluarganya sehingga anak istrinya …

"Lalu, siapakah aku?"

"Siapa yang disebut asli? Nenekku budak dari Bali, kahwin dengan juru masak Belanda yang ingin belajar masakan Hindia-Belanda. Aku tidak pribumi. Tidak Belanda, lalu siapakah aku, Tuan Tjokro? Bahkan pastur Belanda pun tidak mau membaptisku, Tuan Tjokro. Siapakah yang akan melindungi aku?" Stella, dalam film Tjokroaminoto.

***

Film Tjokroaminoto tayang di bioskop pada tahun 2015. Tahun di mana saya berhenti melakukan rutinitas gabut enak (masa tingkat akhir tapi belum penelitian, dan sehari-hari saya habiskan dengan menonton film, minimal satu film setiap hari). Tahun 2015 saya sudah mulai penelitian -yang sudah terlambat karena rata-rata teman seangkatan saya sudah lulus semua- dan berlanjut dengan kelulusan, wisuda, lalu bekerja. Tahun 2015 adalah tahun saya berhenti menonton semua film Indonesia di bioskop dengan dalih ingin mendukung karya anak bangsa. Tahun 2015 adalah tahun di mana cerita cinta yang mestinya tidak saya jalani mulai menemui titik akhir. 

Saya baru menonton…