Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2018

When the sun goes down..

Pada malam ketika ia sedang hitam,
Pada bulan ketika ia sedang terbenam,
Kenapa kita harus berdoa, memuji dan memuja? Tanyaku ketika mereka datang..

***

Suatu ketika saya pernah merasa amat kesal. Teramat kesal hingga dengan sengaja saya mengeluarkan senyum sinis di sebuah forum diskusi malam hari, ketika semua peserta sedang berjuang melawan lelah fisik dan emosi. Malam itu saya kesal pada sebuah logika berpikir yang terlalu terbawa emosi hati, padahal semestinya peran itu dimainkan oleh perempuan. Bukan justru laki-laki.

Dalam kesal itu saya mencoba untuk tetap pada jalur semestinya dan tidak mencampuradukkan perasaan sendiri dengan perasaan forum. Saya tahu orang lain pun lelah, saya tahu mereka pun kesal, dan saya tahu mereka pun menahan diri. Jadi setelah forum ditutup, tanpa banyak bicara saya kembali ke kamar, menenangkan diri, berwudhu, sholat, lalu menangis dalam doa dan lantunan ayat suci.

Al-Qur'an sungguh adalah mukjizat, karena hanya dengan membacanya (belum tahu artin…

The Whisper of the Soul

Do you think the souls recognize each other?
Like when you meet someone, and you just click.. or you know you won't click.
It just did.. like.. it just knew, whether or not someone will stay in our life or not.
It maybe wrong, for one or two, but under normal condition.. it always be true.
So be true to your heart. Once the heart says no, don't bother tricking your mind to stay. Like modern saying says.. 'the heart wants what it wants' ..

***

Manusia terlahir dengan seperangkat ego. Bayi yang baru lahir, hanya peduli pada dirinya sendiri. Tak peduli jika itu tengah malam dan ibunya tengah terlelap, jika lapar, dia akan menangis sekeras yang dia bisa. Tidak peduli itu akan membangunkan ibunya atau ayahnya, atau seisi rumahnya.

Beranjak balita, karakter seorang anak tentu egosentris. Menjadikan dirinya sebagai pusat tata surya. Bahwa bumi dan seisinya, bergerak mengikuti kebiasaan dia.. itulah kenapa ibu diajarkan tuk melatih anaknya disiplin dengan memanfaatkan egosentrisme…

Aku berbicara pada Tuhan tentangmu

Aku berbicara pada Tuhan tentangmu
Tentang ketakutanku, Tentang kebahagiaanku Tentang teka teki yang tidak bisa kupecahkan
Aku takut, Ujarku pada Dia yang Tidak Pernah Takut Aku tidak ingin patah lagi, Ujarku pada Dia Sang Maha Pemilik Hati
Aku berbicara pada Tuhan tentangmu, Pada janji yang tidak pernah kau ucap Yang justru membuatku semakin terpapar derita
Dia berbeda.. Begitu ujarku pada Tuhanku malam itu Jatuh cintaku padanya, mendekatkanku pada-Mu Sungguh berbeda,
Aku berbicara pada Tuhan tentangmu, Dan sudah demikianlah semestinya Apa yang bisa seorang perempuan lakukan selain menunggu, Entah itu kamu, Atau mereka yang Dia pilihkan untukku
Pada malam-malam yang kuhabiskan untuk menunggu, Aku berbicara pada Tuhan tentangmu...
Meski aku tidak berani meminta, bahkan sekadar di dalam doa Aku takut jika cinta datang karena dipaksa, Hanya untuk mengabulkan satu pihak yang mencinta Selamanya kamu akan menderita..
Aku berbicara pada Tuhan tentangmu, Namun tidak berani kumintakan diri un…

Menunggu

Menunggu adalah manifestasi cinta tertinggi. Karena bagi seseorang yang menunggu, sabar saja tidaklah cukup. Ada banyak sekali permainan hati yang harus diuji ketika itu. Menenangkan diri dari kesedihan, menjauhkan pikiran buruk dan menjaga agar tetap bahagia,. apalagi jika seseorang itu tidak tahu apakah yang ditunggunya benar-benar akan datang atau tidak. 
Dunia tempat kita tinggali saat ini diciptakan dalam sistem yang sangat unik. Sistem tertutup, yang apapun seseorang lakukan akan berbalik kembali padanya, dan semua hal sudah digariskan. Manusia hanya disuruh menjalani, dengan ikhlas dan sabar apapun yang dibentangkan untuknya. Sambil sesekali diminta untuk berpikir, agar pikiran mau dan mampu mengakui kebesaran Tuhannya. 
Kenapa sulit sekali?
Hanya tinggal menunggu saja kok sulit.  Hanya tinggal sabar saja kok sulit. 
*** Menunggu memang membosankan. Terlebih jika kita tidak tahu kapan akan berakhirnya, atau apakah akan berakhir atau tidak. Tidak tahu siapa yang ditunggu, dan tidak ta…

Insecurity

Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal Insecurity sebagai ketidakpercaya-dirian, rasa rendah diri, berkecil hati. Insecurity adalah sahabat juga musuh bagi para perempuan. Dibilang sahabat karena dia selalu ada dan menemani, dibilang musuh karena kehadirannya tidak selalu menyenangkan. Semua perempuan pasti punya insecurity, itulah kenapa majalah fashion dan sejenisnya mampu meraup keuntungan yang berkelanjutan.

Kurang tinggi, kurang putih, kurang cantik, kurang kaya, segala kekurangan bisa terdefinisikan dengan detail jika seseorang memiliki insekuritas yang tinggi. Disini saya akan menulis secara gamblang, tentang satu kisah cinta, yang terlanjur banyak orang tahu, dan saya juga akan membeberkan hal apa yang membuat saya teramat bersyukur berada di posisi saya saat ini.

***

Ya, saya gagal menikah. (Silakan tertawa). Dua setengah tahun yang lalu, saya memutuskan untuk mengundur waktu pernikahan. Oleh karena proses yang belum siap sepenuhnya. Bukan tanpa alasan saat itu saya meminta pen…

Pangeran Kecil

Matanya menatap penuh tanya, Mengepalkan tinju lalu tertawa, Tanpa ia tahu, bahwa saat itu.. ada dua pasang mata yang tengah berbahagia, Mereka tersenyum, menangis, sembari menatap bergantian
Ada satu harap yang sedang dia emban Ada ribuan doa yang sedang dia tumpang
Pangeran kecil, Siapkah kau tuk melihat dunia? Membela keyakinan yang telah mereka tanamkan..
Adakah kau akan berhenti lalu bertanya, ‘Untuk apakah ini semua?’
Kau tahu, sayang.. Dunia begitu luas.. begitu indah, Jutaan.. milyaran rahasia terhampar di setiap sudut samudera Kau hanya perlu mengepalkan tinjumu lebih tinggi,  Sedikit lagi,  Lebih tinggi lagi, 
Meski kita semua tahu, kau.. aku,. kita tidak akan pernah bisa memecahkan semua teka-teki.
Pangeran kecil,  Kelak akan kau temui dua sisi, Hitam juga putih,  Buruk lagi baik,  Dingin lalu terik, 
Bergantian, menyapamu bergantian
Aku ingin kau mengerti, sayang.. Dunia tidak pernah terlalu baik.. juga tidak pernah terlalu buruk Dia tidak pernah terlalu terang.. juga tidak akan terlalu murung, Suat…

Sabar

Ada satu hadits yang mengisahkan tentang kisah Nabi Ayub a.s, beliau dengan kesabarannya menjadi contoh dan panutan umat Islam dalam menjalankan sabar di kehidupan dunia ini. Sebut saja, Nabi Ayub adalah seorang terkemuka, seorang Nabi dan Rasul yang diutus pada kaumnya. Hartanya berlimpah, tanah pertaniannya luas, ternaknya banyak, dan hasil perikanannya pun luar biasa banyaknya. Beliau pun dikaruniai 12 orang putra, yang sempurna. Sehat rupa, cerdas akal, baik pekerti, tidak kekurangan suatu apapun. Istrinya pun cantik dan setia mendampingi. Nabi Ayub mendapat karunia tersebut selama 20 tahun. Seorang terpandang, Nabi dan juga raja.

Kemudian Allah memberinya cobaan, dalam empat tahun berturut-turut satu persatu nikmat yang ia miliki diambil oleh Allah. Tahun pertama, ternak nya mati semua dalam semalam. Tahun kedua, tanah pertaniannya habis terbakar, hitam bagai arang. Tahun ketiga, ke dua belas anaknya meninggal secara bersamaan. Lalu tahun keempat, beliau diserang penyakit kusta -…

Jika Hari yang Ditakutkan Tiba

Jika hari yang kau takutkan telah tiba, 
Akankah kau sambut ia dengan gembira?
Ataukah kau menghindar menolaknya menjadi nyata?
Pada ketakutan yang kau pelihara, 
Kau biarkan ia merangkak mendekat, 
Perlahan..

Kau tahu ini akan terjadi
untuk itu tlah kau siapkan diri, 

Namun seberapa hebat pun logika mu mengalahkan hati, 
Ketika hari yang kau takutkan telah tiba, 
Kau tetap tidak bisa mengelak dan berpura

Pasti
Ketakutan yang kau pelihara.. adalah pasti
Meski kau menangis memohon agar tidak terjadi

Ujarnya ia akan kembali, 
padamu jika suatu saat nanti waktu telah mengizinkannya kembali
Ujarnya ia akan mencari,
Kamu.. jika saja kalian masih sendiri.

Lantas dengan begini, 
adakah hati masih mempercayai
pada janji janji tidak suci
diatas ingkar yang juga adalah pasti

Kau sebut dia pembohong, 
namun kau lah yang bodoh

Kau marah pada ingkarnya,
namun jika ia datang tuk meminta pun tak kan kau terima

Apa maumu?!
Teriakmu pada hati..

Tak tahu..
bisik hati tak peduli