Skip to main content

About a Desire

Belle from Beauty and The Beast has to be a prisoner in the dungeon before she meets her prince charming and the not-provincial-life she always wanted.

Blair from Gossip Girl has to marry the wrong prince and almost lost her kingdom before she marry her true love.

The thing about something we want the most.. is that it never come easy.

***

A friend once asked me.. 'is it wrong if I want someone to take care of me even if I already have a husband?'

I said, yes. Yes it's wrong.

But the wrong thing isn't about the affair - she wished to have - it's about the desire that has no way to be real. It's not wrong to desire a handsome guy to fall in love with you, but it's wrong if you don't know how to find a way to make it true.

Something that you want, that you kept in your heart for so long, need a way to figure out. Or else, it'll be a stone, blocking your heart from happiness. Because you're still holding this stone, it weighing you down and you absolutely have no idea how to turn the stone into diamond. 

It's clear that if you have had the stone for so long, now is the time to pick the choice; release or find a way. If.. the stone is beyond your control, that you will have no power to force universe to work as you please, then releasing it is the best you can do.

I don't say it'll be easy, I say best. Because great things will never come easy. One must follow through fire and hell to find piece of heaven.

***

You can't control your future, but you can control your behaviour. You can't plan your money bank, but you can optimize your expense. you can't plan to whom you marry, but you can always prepare to be the best person someone will marry.

And there is something about Ramadhan, that will help people change their self. To turn into the best version of them self. That's why Islam is not celebrating New Year, and marking the day as the new change. Because change isn't a one night process. It takes repeated habit, willingness, and strong desire. And in Ramadan, where in a month a person could pray a little more than usual, wake up a little earlier than usual, and the world is magnificently be quieter than usual.. someone will realise so many things. As long as he/she open his/her mind for every possibility.

If you're holding the stone right now, wanting something so deep that you don't know how to make it happen, now is the time to communicate it to the universe. In your prayer, night and day. And if you want to be happy, try say 'I want this one, but You Know better what's best for me. So whatever it is You have planned for me, I will accept it gracefully because I know whatever it is, You always send me happiness I never thought I could have"

Comments

Popular posts from this blog

Travel Through Time to Raijua

Menuju Raijua.. bahkan perjalanannya adalah petualangan tersendiri. Kamu harus terbang ke Kota Kupang (atau Waingapu), tapi saya memilih Kupang, lalu berlayar dengan kapal cepat selama 5-7 jam untuk menuju Pulau Sabu. Sebenarnya ada beberapa pilihan untuk ke Pulau Sabu dari Kupang, yaitu dengan naik pesawat Susi Air selama kurang lebih 55 menit dengan harga sekitar 1,3 juta, atau naik kapal Ferry lambat dengan waktu tempuh selama 12-13 jam seharga Rp 80 - 120rb per orang, atau naik kapal Ferry cepat yang berangkatnya malam dan sampai di Pulau Sabu pagi (jadi kurang lebih 8 jam juga). Kapal cepat harganya berkisar di 200rb-an, saya sendiri memilih naik kapal Cantika Express kelas VIP seharga Rp 262 ribu. Di dalam kelas VIP Kapal Express Cantika, tapi jendelanya terlalu tinggi untuk bisa duduk lihat laut Tenang, ada jaket keselamatan. Tadinya saya mau bawa sendiri karena takut menyeberang selama tujuh jam. Tapi rupanya yang harus lebih dikhawatirkan itu menyeberang dua jam

Definisi orang baik, dari alm Sri Wahyuningsih Djangko

"Mims, ngana kita mo tarek jadi informasi wa.. ( Mim, kamu aku rekrut jadi bagian informasi ya)" ujarnya suatu hari. Kalimat tersebut menjadi awal dari pengalaman kelas sebelas ku yang penuh dengan kesibukan non-akademis. Berorganisasi di OP (Organisasi Pelajar, atau OSIS) sambil berjibaku dengan lomba-lomba debat bersama klub debat. Entah apa yang membuatnya menarikku sebagai anggotanya di Sekbid Informasi, tapi yang jelas ku bersyukur sekali bisa dipilih sebagai partnernya. "Yuk, torang baku pangge apa e? Dorang bahasa so baku pangge 'aner' ... ( Yuk, nama panggilan kita apa nih, anak sekbid bahasa sudah punya panggilan sendiri yaitu 'aner' )" kataku di hari yang lain jauh setelah pelantikan. Dari situ tercetus lah nama Parti alias Partner-Informasi. Aku panggil dia dengan Parti, dia panggil ku pun dengan Parti. Panggilan itu bertahan hingga dua belas tahun kemudian, sampai akhir hayatnya. *** Namanya Yayuk, orang kenalnya dengan nama Yayuk

Pagar Batu dan Rumah Orang Raijua

P ertama kali menjejakkan kaki di Raijua, saya diajak oleh Pak Jesri (Kepala Desa Bellu) untuk ikut mengantar semen naik truk kecamatan ke sisi lain Raijua. Mereka sedang dalam program pembangunan jalan yang didanai oleh pemerintah. Kata Basa (kawan yang setahun tinggal di Raijua untuk Indonesia Mengajar), jalan itu nantinya akan menghubungkan area penghasil rumput laut untuk memudahkan pengangkutan. Kalau di Raijua, mereka menyebut rumput laut sebagai 'agar'. Saat berkeliling dengan truk itulah saya bisa melihat langsung separuh Raijua, yang didominasi perbukitan dan bebatuan. Saya jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap pagar-pagar batu yang ditumpuk rapi dan mengelilingi tanah-tanah masyarakat yang luas. Ada juga bukit-bukit yang ditengahnya terdapat pagar batu membuat garis lurus memanjang, seolah membagi bukit tersebut menjadi dua bagian. Jika ada terasering di bukit yang curam, maka setiap undakannya pasti disangga dengan batu-batu yang ditumpuk rapi. Rasanya sepert